
Sabtu 10 September 2022, Pengadilan Agama Wates menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Alih Tugas Pegawai yang Promosi dan Mutasi, di Pantai Glagah Indah, Kulon Progro. Kegiatan ini merupakan bagian penghormatan atas Promosi dan Mutasi Pejabat Pengadilan Agama Wates.
Adapun Pegawai yang alih tugas promosi dan mutasi tersebut sebagai berikut :
1. Dr. Yuniati Faizah, S.Ag., S.H., M.S.I. (Wakil Ketua Pengadilan Agama Yogyakarta)
2. Laila Nofera Bakar, S.Ag., M.Ag. (Ketua Pengadilan Agama Dumai)
3. Agung Ridwan Sani, S.H., M.H. (Sekretaris Pengadilan Agama Sleman)
4. Fuad Tansyauddin, S.E. (Kepala Sub Bagian Umum Dan Keuangan, Pengadilan Agama Wonosari)
5. Abu Bakar Kia, S.H.( Juru Sita, Pengadilan Agama Yogyakarta)
Acara Pelepasan dimulai pukul 09:30 WIB, dibuka dengan doa oleh Bapak H. Ja’far Sodik, S.Ag., M.H. dan pembacaan Puisi oleh saudari Nurisnaini, A.Md. Pada pembacaan puisi yang dibawakan tersebut sangat syahdu, sehingga menyentuh hati para tamu undangan dan pegawai Pengadilan Agama Wates sendiri.
Rasa syahdu pun berlanjut pada acara pesan dan kesan pegawai yang promosi dan mutasi. Pesan dan kesan yang dibawakan, berisikan pantun-pantun dari Ibu Dr. Yuniati Faizah, S.Ag., S.H., M.S.I., dan Laila Nofera Bakar, S.Ag., M.Ag. maupun pesan dan kesan dari Bapak Agung Ridwan Sani, S.H., M.H. dan Abu Bakar Kia, S.H. yang membuat para tamu undangan dan pegawai Pengadilan Agama Wates tertawa dan terhibur.
Tak lupa juga pada acara pelepasan alih tugas diisi dengan acara drama kreasi anak bangsa dari tim opo-opo ae Iso, berupa penampilan karakter dari setiap Pegawai yang Promosi dan Mutasi di atas Panggung yang bertemakan “Huru-hara kedatangan Pak Dirjen”.
Acarapun ditutup dengan makan bersama, pembagian bingkisan kenang-kenangan dan foto bersama seluruh pejabat, staff dan pegawai Pengadilan Agama Wates.



Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan, keadilan, dan penanganan hukum sebaik-baiknya bagi penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum dari lembaga bantuan hukum maupun institusi penegak hukum melalui penanganan yang terstruktur dan aksesibel, sehingga diperlukan sinergitas dan kolaborasi dari lembaga bantuan hukum maupun institusi penegak hukum. Selain itu, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong terciptanya kader-kader muda di lembaga layanan dan institusi penegak hukum sebagai penerus gerakan peradilan yang inklusif dan aksesibel. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Kepala DP3AP2 Yogyakarta, Erlina Hidayati Sumardi, S.IP., M.M., yang selanjutnya menyampaikan materi terkait kebijakan pemerintah DIY dalam penanganan kasus perempuan, anak, dan disabilitas. Selain itu, materi yang juga disampaikan pada hari pertama adalah tentang Mengenal Disabilitas dan Dasar Hukumnya, yang disampaikan oleh narasumber dari SIGAB, Purwanti.
Sesuai dengan jadwal pelatihan, kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB setiap harinya, dan selama kegiatan hari pertama berlangsung, para peserta tampak sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut.



